Sunday, July 17, 2016

Pemutaran Perdana LATAR (Layar Tancap Rakyat) di Wisata Gunung Beruk Karangpatihan Balong

latar di hutan pinus gunung beruk
Suasana syahdu, semilir angin dingin pegunungan bercampur dengan aroma khas hutan pinus adalah salah satu magnet wisata alam gunung beruk, disamping wahana outbond dan rumah pohon sebagai pelengkapnya. Gunung Beruk berlokasi di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo berjarak 20km dari alun-alun kota Ponorogo ke arah selatan menuju perempatan balong belok ke arah kanan melewati 3 perempatan belok ke kiri sampailah ke penunjuk arah Gunung Beruk.


Sabtu 16 Juli 2016 wisata Gunung Beruk berubah menjadi tempat pemutaran film yang dibuat oleh para anak muda kabupaten ponorogo, 4 film pendek yang diputar dalam acara LATAR (Layar Tancap Rakyat) "Road To FEFO 2016"  ini antara lain berjudul 
- A i s h 
- Antara Hitam dan Putih 
- Barong Jatil
- Rino Wengi 
- dan 1 video profil desa wisata dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga kabupaten Ponorogo sebagai suport acara ini.



Gunung Beruk Ds.Karang Patihan Kecamatan Balong sebagai awal sekaligus dibukanya perjalanan LATAR yang akan diputar di :
16 Juli 2016 Gunung Beruk Desa Karang Patihan Kecamatan Balong
19 Juli 2016 Desa Binade Kecamatan Ngrayun
21 Juli 2016 Desa Jabung Kecamatan Mlarak
23 Juli 2016 Desa Sampung Kecamatan Sampung
25 Juli 2016 Desa Panjeng Kecamatan Jenangan

Dalam Pemutaran Film yang di laksanakan Oleh KOFPI ( Ponorogo Independen Film Community) dalam rangka "Road To FEFO (Festival Film Ponorogo) 2016 berkolaborasi juga dengan Komunitas 

- Fotografi Ponorogo "BEKUinstitute" dengan pameran foto bertemakan #ponorogoadalahrindu 
- Komunitas Sastra Muda Wengker mempersembahkan Musikalisasi puisi
- Sanggar Artika Puri (Bp.Sudirman) mempersembahkan Tarian 
- Mbakyukantri mempersembahkan Puisi berjudul "puisi gunung beruk untuk bupati Ponorogo"
- Capslock Band mempersembahkan musik 
- Kesenian lokal daerah  
pameran foto

Antusias masayarakat Desa Karangpatihan dan sekitarnya sangat luar biasa, ruang penonton beralaskan tikar dibawah rindangnya hutan pinus dihiasi gemerlap bintang dan cahaya rembulan menambah syahdunya cahaya obor dan beberapa lampu penerangan di lokasi pemutaran film.
penonton dibalik layar

penonton dibalik layar

penonton dibalik layar

penonton terus berdatangan

Malam semakin larut pengunjung makin bertambah banyak sampai sampai lokasi pemutaran penuh, tidak menjadi halangan penonton dari belakang layar duduk berjajar beralaskan rerumputan dan di beberapa wahana rumah pohon yang tersedia sambil menonton Film,
penampilan dari desa karangpatihan
musikali puisi
antusias penonton

tari oleh sanggar artika puri

musik oleh Komunitas Sastra Muda Wengker

Jelang malam, acara berlanjut seremonial dari ketua panitia, disusul Kepala Desa Karang Patihan dan Ketua Dewan Kesenian Ponorogo, dilanjutkan pemutaran Film dan acara pendukung juga sajian kopi hangat teh manis tersedia gratis di sebelah kiri penonton, aneka makanan umbi2an hangat juga tersedia dan bisa dinikmati oleh semua penonton yang hadir.
puisi oleh Nidhom Fauzi

sambutan Lurah Karangpatihan

kopi/teh dan makanan kecil gratis


sambutan ketua Dewan Kesenian Ponorogo

Sampai jumpa di lokasi pemutaran selanjutnya, #ponorogoadalahrindu #ayokeponorogo

Liputan dan Foto: Shandy A A Miraza & Damar Sasongko
Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: