Wednesday, May 3, 2017

Wisata Budaya Bedingin Bungah #2

kenduri besar desa bedingin

Wisata berbasis budaya  adalah salah satu jenis kegiatan pariwisata yang menggunakan kebudayaan sebagai objeknya.

Ada 12 unsur kebudayaan yang dapat menarik kedatangan wisatawan antara lain bahasa, masyarakat, kerajinan tangan, makanan dan kebiasaan makan, musik dan kesenian, sejarah suatu tempat, cara kerja dan teknologi, agama, bentuk dan karakteristik arsitektur, tata cara berpakaian, sistim pendidikan dan aktifitas diwaktu senggang.


Objek-objek tersebut tidak jarang dikemas khusus bagi penyajian untuk wisatawan, dengan maksud agar menjadi lebih menarik. 


Semua itu coba di terapkan di acara Bedingin Bungah untuk ke dua kalinya  diadakan, Sebagai wujud syukur masyarakat dan Pemerintah Desa Bedingin, atas melimpahnya hasil bumi yang sudah dilakukan turun temurun oleh masing masing kepala keluarga, dalam kegiatan ini diadakan secara serempak bertajuk  "Bedingin Bungah #2" kenduri besar sebagai wujud sukur kepada sang maha pencipta dan sekaligus pencanangan wisata puncak senja di bukit gemplah.
 
start tour desa sepeda tua bukit gemplah


melewati industri genting & bata


Sejak pukul 07:00 wib rombongang sepeda kuno dari masyarakat Bedingin sudah berkumpul di bukit gemplah, sebagai salah satu rentetan acara Bedingin Bungah#2,  disamping ber olah raga sepeda pagi mengelilingi desa sekalian sosialisasi acara yang dilakukan sejak pagi sampai malam hari. 
budaya merokok menggunakan tembakau (ngelinting)
Sepeda kuno ini juga sebagai pengenalan pada masyarakat dan generasi muda bahwa kegiatan budaya tidak hanya hiburan masyarakat Bedingin saja, tetapi sekaligus menarik wisatawan nasional maupun internasional  yang berpengaruh pada kegiatan perekonomian masyarakat desa Bedingin dan sekitarnya
foto bersama di rumah budaya bedingin
Tampak dalam rombongan tersebut wisatawan dalam dan luar negeri ikut serta berpartisipasi  "tour desa sepeda kuno", beberpa tempat mereka kunjungi antara lain Rumah Budaya, Industri Genting dan bata, Wisata Beji Sirah Keteng, Museum Desa Bedingin, Arca Sirah Keteng, Hutan Bambu dan ber akhir di Bukit Gemplah sebagai pusat kegiatan Bedingin Bungah #2.
hutan bambu desa bedingin
pasar kuliner tradisional desa bedingin
es cao kuliner khas desa bedingin
tepo sayur kuliner khas desa bedingin
memakai alat dan bahan masak tradisional
ibu-ibu PKK Bedingin memasak sayur lompong
minum langsung dari kendi

peserta, aparat desa, masyarakat dan wisatawan makan bersama

Seluruh peserta yang hadir dipersilahkan menikmati sajian khas "sayur lompong" proses memasak langsung dilokasi bukit gemplah di lakukan oleh ibu-ibu PKK yang di koordinir langsung oleh ibu lurah. 

Kegiatan ini juga di rancang sebagai salah satu poin untuk menarik wisatawan yang berkunjung dan menginap di desa Bedingin.

Wisatawan bisa terlibat langsung, mencoba dan sekaligus belajar proses memasak sajian "sayur lompong"  mengunakan alat-alat tradional yang biasa di gunakan oleh ibu-ibu di desa Bedingin.
iring iringan gajah-gajahan

gajah-gajahan melewati hutan desa


Menyambut peserta tour desa sepeda kuno group gajah-gajahan desa bedingin yang terdiri dari anak-anak, remaja dan orang tua berjalan menyusuri persawahan dan kampung-kampung di sekitar Dusun Kambangrejo menuju Bukit Gemplah, Wisatawan dan Fotografer berhamburan melihat, ikut dalam rombongan dan mencari moment foto dari berbagai sudut, satu moment yang sudah sangat langka di era moderen ini, rombongan melewati hamparan sawah yang menghijau di sinari oleh cahaya matahari pagi.... (bersambung)  

Foto&liputan : Bekuinstitute
Daniel Puji R
Purwanto PW
Imam Mujiono
Shandy A A Miraza



Previous Post
Next Post

post written by:

0 comments: